Tiga Kementerian Siapkan Eksekutor Kebiri Kimia Bagi Penjahat Seksual

Tiga Kementerian Siapkan Eksekutor Kebiri Kimia Bagi Penjahat Seksual

Pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo akhirnya menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) terkait hukuman kebiri bagi para penjahat seksual. Untuk menindaklanjuti Perppu tersebut, presiden menugaskan tiga kementerian untuk mempersiapkan eksekutor kebiri kimia bagi para pelaku kejahatan seksual.

Tiga kementerian yang dimaksud yakni Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Tiga kementerian ini nantinya akan menindaklanjuti mengenai sanksi yang telah ditetapkan dalam Perppu hukuman kebiri tersebut.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo akhirnya menandatangani Perppu yang akan mengatur mengenai hukuman kebiri untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Presiden Jokowi menandatangani Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dalam Perppu tersebut, disebutkan bahwa pelaku kejahatan seksual terhadap anak akan mendapat sanksi yang beragam diantaranya hukuman penjara seumur hidup,  hukuman mati atau pelaku dihukum paling lama 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Selain itu, pelaku kejahatan seksual terhadap anak ini juga akan diberikan hukuman kebiri kimia.

Tidak hanya itu saja, setelah bebas dari penjara pelaku kejahatan seksual ini juga akan dikenai sanksi tambahan berupa pengumuman identitas dan pemasangan detektor elektronik. Hal ini bertujuan agar semua pergerakan pelaku bisa di lacak dan diawasi terus setelah keluar dari penjara. Langkah ini diambil untuk bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat atas maraknya kasus perkosaan di tanah air belakangan ini.

(indoberita.com)

Share this post

Post Comment