Rio Haryanto Ungkap Peran Michael Schumacher Dalam Perjalanan Karirnya Menuju Formula 1

Rio Haryanto Ungkap Peran Michael Schumacher Dalam Perjalanan Karirnya Menuju Formula 1

Ajang balap mobil Formula 1 (F1) akan kembali hadir lewat F1 Grand Prix de Monaco 2016 di sirkuit Monte Carlo. akhir pekan ini. Seluruh pembalap F1 mempersiapkan diri untuk menghadapi F1 GP Monaco tersebut, termasuk pembalap Formula 1 (F1) asal Indonesia, Rio Haryanto.

Rio Haryanto tidak banyak tersorot kamera akibat prestasinya yang belum maksimal di F1. Namun ternyata, suksesnya pria asal Indonesia masuk di ajang balap mobil berskala internasional cukup mencuri perhatian.

Dalam sebuah wawancara yang dilansir dari situs F1 (20/5/2016), Rio Haryanto menceritakan penggalan kisah yang membuatnya sukses menembus ajang balap mobil dunia tersebut. Pemuda kelahiran Solo tersebut tidak menyangka mendapat dukungan besar dari masyarakat Indonesia, meskipun menurutnya balap F1 menjadi olahraga yang masih cukup ‘asing’ di Tanah Air.

“Perjalanan saya dimulai ketika saya berusia enam tahun. Ayah dan abang saya suka nonton balapan motor, jadi ayah membawa saya ke go-kart saat saya berusia 6 tahun, dan sejak saat itu – sama halnya ketika saya menonton balap F1 di televisi – saya tahu itulah takdir saya,” kenang Rio.

Menurut Rio, sejak saat itu dirinya mengikuti berbagai kompetisi hingga lewat perjalanan yang sangat panjang akhirnya dapat menembus ajang balap F1.

Saat ditanya mengenai pembalap favoritnya kala menyaksikan F1 di layar televisi, Rio spontan menjawab, “Michael Schumacher – itu adalah eranya Schumacher. Dia yang menyeret saya masuk ke F1. Sejak saya menonton Schumacher, gol saya adalah F1.”

Selanjutnya, pewawancara juga menyinggung kemenangan Rio di tiga ajang balap mobil GP2 dan kemungkinannya naik podium di ajang F1.

“Ya, saya memenangkan tiga balap GP2 dan untuk naik ke podium (F1) tentunya butuh lebih dari itu. Podium itu seperti sebuah keajaiban. Dan tentunya saya ingin membuat negara saya bangga. Sangat menakjubkan mendengar lagu kebangsaan Indonesia, contohnya ketika saya menang di Austria. Tidak bisa dibayangkan ! Lalu anda akan semakin lapar dan Indonesia ingin membuat langkah selanjutnya, pastinya di F1. Bagaimanapun juga, kami telah membuat sejarah,” tutur Rio.

(hargatop.com)

 

Share this post

Post Comment