Puji Kinerja Bupati Bojonegoro, Wapres Isyaratkan Suyoto Layak Pimpin Jakarta

Bojonegoro – Menghadiri Apel Bela Negara di Bojonegoro, Jawa Timur, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) memuji kinerja Bupati Bojonegoro Suyoto yang dinilai berhasil menyelesaikan banyak persoalan di Kabupaten yang berbatasan dengan Tuban tersebut.

JK memaparkan selama dua periode pemerintahannya di Bojonegoro, Sutoyo mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan juga mampu menyelesaikan sejumlah permasalahan pembebasan lahan untuk mendukung program pemerintah pusat.

“Dulu Cepu ini banyak daerah kayak listrik bermasalah tetapi ini begitu jauh lebih luas. Namun, hanya tiga hari sebagai bupati saya perintahkan selesaikan, selesai dengan baik. Banyak yang selesai tidak baik, ini selesai dengan baik, aman,” puji JK usai menghadiri Apel Bela Negara di Stadion Jenderal Soedirman, Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (17/5).

Oleh karena keberhasilannya itu, ungkap JK, layak jika Suyoto naik pangkat. Meskipun tidak spesifik dikatakan layak menduduki posisi DKI satu.

Hal itu dikatakan JK ketika ditanyakan perihal kemungkinan Suyoto maju dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017 mendatang.

“Suatu orang naik pangkat setelah jabatan itu berhasil kan. Ini berhasil atau tidak? Berhasil karena itu bisa naik pangkat kan,” ungkap JK.

Dalam apel, Suyoto memaparkan sejumlah keberhasilannya memimpin Bojonegoro kepada JK. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi tahun 2015 meningkat hingga 19 persen sehingga membuat gini ratio menjadi 0,24 persen.

Kemudian, angka kemiskinan turun dari 28 persen menjadi sekitar 13 persen. Ditambah lagi, produksi padi mengalami surplus padahal Bojonegoro dikenal sebagai kabupaten rawan bencana, terutama banjir.

Sementara itu, terkait pencalonan Suyoto sebagai Gubernur DKI Jakarta, Partai Amanat Nasional (PAN) telah menyatakan niatnya untuk mengusung.

“Suyoto itu hebat lho. Dia bangun jalan harusnya tanah harga Rp 1 juta per meter. Karena rakyat diajak musyawarah mufakat, justru rakyatnya yang kasih ke dia,” kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Senin (16/5).

Hanya saja, Zulkifli mengaku PAN masih harus melakukan survei elektabilitas Suyoto di Jakarta.

(beritasatu.com)

Share this post

Post Comment