Kronologis Kecelakaan di Tugu Jogja, Yang Menewaskan 2 Orang Pengendara Motor

Kronologis Kecelakaan di Tugu Jogja, Yang Menewaskan 2 Orang Pengendara Motor

Nahas bagi pengendara sepeda motor pasangan suami istri (pasutri) asal Jogoyudan, Jetis, Jogja, Joko Setiono dan Tutik Sri Pujiati.

Keduanya meninggal dunia setelah tertabrak mobil Avanza berwarna silver bernopol H 9087 RR yang di-kendarai oleh Adhis Prihantara di perempatan lampu merah Tugu Pal Putih, Minggu (29/5).

Kasatlantas Polresta Jogjakarta Kompol Sugiyanta menjelaskan kronologis kejadian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45, te-patnya di depan rumah makan Shabu Auce sebelah timur Tugu Pal Putih (Tugu Jogja).

Perwira satu  melati di pundak itu menjelaskan,  kecelakaan berawal dari mobil yang dikemudikan Adhis Prihantara melaju kencang dari arah timur ke barat di Jalan  Jenderal Sudirman.Kemudian sesampainya depan  rumah makan, mobil menabrak sepeda motor

Sepeda motor yang ditabrak nopol AB 6470 DH yang diken-darai Joko Setiono dan istrinya Tutik Sri Pujiati.

”Kedua korban meninggal di tempat kejadian,” katanya kepada Radar Jogja, kemarin (29/05).

Menurut keterangan beberapa saksi mata di tempat kejadian, Sugiyanta menuturkan, setelah menabrak pengendara sepeda motor tersebut, mobil ke mudian oleng ke kanan dan menabrak pejalan kaki.

Pejalan kaki yang juga loper koran tersebut kebetulan  berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan mengalami luka-luka atas nama Purwadi dan Yatmi.

”Mobil baru berhenti setelah menabrak tiang pembatas jalan,” ujarnya.

Kedua korban meninggal se-lanjutnya dibawa ke RSUP Dr Sardjito, sedangkan korban luka-luka dirawat di rumah sakit Be-thesda.

”Masih kami mendalami kasus ini, termasuk meminta ke-terangan saksi-saksi,” ungkapnya.

Saat ini, Polresta Jogjakarta menetapkan Adhis Prihantara, pengemudi Avanza maut itu sebagai tersangka.

”Iya betul sudah tersangka. Sudah masuk sel di Mako Polresta Jogjakarta,” kata Sugiyanta.

Menurut Sugiyanta, tersangka dalam kondisi kelelahan setelah acara nonton bareng (nonbar) acara sepak bola di Babarsari, Sleman. Tersangka bekerja di sebuah perusahaan rokok yang menyelenggarakan nonbar.

Sedangkan mobil Avanza pe laku kini diamankan di Unit Laka Lantas Polresta Jogjakarta.

”Tersangka mau pulang ke kantornya di Jalan Magelang, ngakunya mengantuk,” ujarnya.

Disinggung mengenai kemungkinan pengemudi me-ngonsumsi minuman keras, Sugiyanta membantah hal ter-sebut. Dia memastikan di mobil tersangka tidak ada miras, juga dikuatkan dengan tes urine yang hasilnya negatif alkohol.

Sedangkan mengenai  informasi bahwa pelaku pernah terlibat kecelakaan yang juga menyebab-kan korban tewas di tahun 2013, dia tidak dapat berkomentar banyak. Sebab di catatan Polda DIJ, Andhis belum pernah men-dapat catatan kepolisian.

”Kalau itu bukan wilayah hukum kami, karena di DIJ tidak ada catatan. Tidak tahu kalau di Polda lain. Sanksi nanti ke ke-jaksaan lalu sidang dan hakim yang memutuskan,” tandasnya.

Diketahui, di media sosial ramai diperbincangkan bahwa Adhis sebelumnya pernah terlibat  dalam kecelakaan yang hampir sama di Purwokerto tiga tahun lalu.

Saat itu, Adhis yang me ngendarai mobil Taruna menabrak dua pengendara sepeda motor  hingga tewas.

(radarjogja.co.id)

Share this post

Post Comment