Beginilah Potret Buram Pendidikan di Kabupaten Sorong

SORONG – Meski mendapat kucuran dana Otonomi Khusus (Otsus) bidang pendidikan yang cukup besar, namun potret pendidikan di Papua Barat masih terlihat suram.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya fasilitas belajar di beberapa sekolah yang tidak memadai dan jauh dari kata layak. Bahkan di sebagaian sekolah, para siswanya ada yang belajar di lantai.

SD YPK Silo Segun, Distrik Segun Kabupaten Sorong contohnya. Sekolah ini kondisinya sungguh memprihatinkan. Selain muridnya harus belajar di lantai yang cuma beralaskan tanah, diduga guru juga jarang mengajar.

Dari pantauan di lokasi di dalam ruang kelas, selama proses belajar para siswa hanya beralaskan tanah dan bahkan menggunakan karton atau tripleks untuk duduk saat akan belajar.

Beberapa pelajar mengaku,  kondisi seperti ini sudah terjadi sekian lama. Bahkan ada siswa yang menyebutkan sejak masuk sekolah hingga duduk di bangku kelas 6 SD masih tetap melantai pada saat belajar.

“Kaka kita belajar begini, kadang kalau tidak jongkok kita duduk di tanah, ada yang pake tripleks juga kaka,” Tutur Yeheskiel salah satu siwsa, Rabu (18/5/2016).

Aktivis Lembaga Intelektual Papua cabang Sorong, Robertus Nauw meminta Pemerintah Kabupaten Sorong tidak main-main dalam hal meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pinggiran dan pedalaman.

Mengingat kualitas pendidikan dalam hal pemahaman aspek literasi dan menghitung siswa di beberapa sekolah di kampung sudah berada di bawah titik nadir.

sumber: sindonews.com

Share this post

Post Comment